RSS

Pendidikan Islam Di Amerika


Di AS ada kantor dinas pendidikan yang disebut American Association of School Administrator (AASA). Kantor ini melakukan lobby untuk menggoalkan kebijakan yang diinginkan. Masyarakat diberitahu issu yang dimunculkan agar dapat menelepon pihak penentu kebijakan. Karena banyak yang memunculkan issu dimaksud, bisa jadi pihak pengambil kebijakan memenuhi keinginannya. Lobby kepada orang-orang tertentu ternyata lebih baik ketimbang dengan cara pengambilan keputusan secara voting. Nampaknya sangat berbeda dengan kondisi di Indonesia, karena masyarakat cukup “mewakilkan” orang di DPR yang sering tidak memenuhi harapan yang memberi mandat perwakilan.

Sekolah Islam di Amerika Serikat: satu contoh

Untuk mengetahui tentang pendidikan Islam di AS, kita dapat melongok ke sebuah sekolah di negara bagian Maryland yang tak jauh dari Virginia dan Washington D.C. Sekolah tersebut adalah Al-Huda School, Darus Salam berlokasi di 5301 Edgelwood Road, College Park, Maryland, 20740. Kepala sekolah, Dr. Khalid Obeid, dan anggota Syura, Sayeed Jaweed menjelaskan tentang misi, proyek, dan pendanaan. Sedangkan wakil kepala sekolah, Jose Acevedo menjelaskan tentang kurikulum, dan pengembangan kurikulum. Sekolah Al-Huda didirikan tahun 1995 dengan maksud untuk memberikan pendidikan kepada anak didik agar ajaran Islam yang dipeluk tidak musnah ditelan situasi. Pelajaran akhlak sangat ditekankan, guna mengantisipasi kebrutalan anak remaja seperti terjadi di AS dalam penembakan terhadap guru atau teman sekolahnya.
Bahasa Arab diperkenalkan dengan penggunaan langsung dalam kehidupan sekolah. Metode pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa kedua sama dengan cara yang dipakai dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Pada prinsipnya kurikulum yang dipakai adalah standar yang diberlakukan di Kabupaten Montgomery, ditambah dengan bahasa Arab, al-Quran, dan pelajaran keislaman lainnya.
Orang tua murid tidak mutlak harus beragama Islam. Ada murid yang salah satu orang tuanya muslim, tetapi yang lainnya masih belum menerima ajaran Islam sebagai suatu kebenaran. Meski jumlah murid tidak banyak, namun hasil yang dicapai memuaskan. Ada seorang anak kelas 6 yang dapat berdakwah mengajak orang tuanya masuk Islam, dan berangan-angan kakek dan neneknya mau masuk Islam.
Semua fasilitas sekolah didanai dari orang-orang Islam sendiri. Sebagai sekolah swasta, tak ada bantuan dana dari pemerintah, sehingga tiap orang tua membayar kontribusi untuk SPP sebanyak $3.700. Karena itu gaji guru lebih rendah dari pada guru di sekolah negeri, yaitu $ 22.000-$24.000 per tahun.

Pelajaran keislaman di AS: satu contoh

Ada sebuah organisasi keagamaan yang menyelenggarakan pendidikan keislaman. Islamic Academy of Muslim Community Center (MCC), di 15200 New Hampshire Avenue, Silver Spring, Maryland 20905 misalnya. MCC didirikan tahun 1976 dan mendapat dukungan dari masyarakat cukup bagus. Sebagai organisasi keagamaan, pendidikan, dan LSM sosial, MCC memiliki visi untuk menciptakan masyarakat Muslim yang bangga akan hazanah keislaman dan memberikan contoh kebaikan prinsip dan nilai-nilai Islam. Sekolah Islam MCC pada mulanya hanya menyelenggarakan kegiatan pelajaran keislaman kepada anak-anak setiap hari Minggu dari pukul 11:00-13:00. Arealnya seluas 9,57 hektar yang dibeli tunai. Dengan pengumpulan uang dari para donatur, pada tahun 1980 mendirikan gedung berlantai dua, dan tahun 1981 baru dimulai sekolah minggu.
Tahun 1984 bangunan tahap kedua berlantai tiga yang menggabung dengan bangunan sebelumnya didirikan, dan tahun 1994 selesai membangun masjid senilai $1,2 juta dengan desain dua lantai dan dipersiapkan untuk kemungkinan perluasannya. Daya tampung masjid untuk salat Jumat 600 orang, dan untuk salat Id menggunakan bangunan lainnya guna menampung jamaah yang jumlahnya melebihi 1.000 orang. Sejak 1997 dibuka sekolah hanya sampai kelas 6, dan lulusannya melanjutkan ke Al-Huda School. MCC. Perpustakaan yang dimiliki terdiri dari buku dengan berbagai macam bahasa, paling banyak bahasa Urdu. Diharapkan ada buku atau al-Quran yang berbahasa Indonesia untuk memperkaya directory.

Pelaksanaan pendidikan multikultural

Sekolah yang mempraktekkan pendidikan multikultural misalnya Falls Church High School yang dikepalai Dr. Vera Blake. Sesuai dengan metode pembelajaran pendidikan multikultural, guru melakukan pendekatan kultur anak didik untuk menyampaikan materi pelajaran. Siswa berasal dari berbagai kultur.
Dalam pengamatan langsung di kelas dapat disaksikan misalnya dalam praktek pengajaran geografi yang tidak sekedar mengetahui nama tempat atau lokasi daerah, namun juga memahami bentuk teluk, sifat air, susunan tanah, tetumbuhan yang ada, dan hal lain yang berkaitan dengan tanah. Siswa membuat presentasi dengan membuat gambar berwarna pada kertas ukuran plano. Setelah siap, presentasi direkam dengan video camera, guru menanyakan dan membimbing isi penyajian.
Bagaimana dengan pelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa kedua? Penyajian dilakukan dengan teknik pembelajaran sejarah Amerika. Buku wajib cukup tebal dan sulit untuk dibaca oleh anak. Namun dapat disimplifikasi dengan mengambil buku yang lebih mudah, bahkan dipermudah lagi dengan penggunaan buku yang penuh tayangan gambar. Di setiap ruang terdapat VCR dan layar monitor untuk membantu kemudahan siswa belajar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar